1a.Sektor pertanian
Kelebihan : memiliki elastisitas permintaan yang rendah,
artinya harga berubah berapapun orang akan tetep membeli produk pertanian
Kekurangan : produksi nya konstan, sangat sulit ditingkatkan
dan memiliki investasi yang mahal
1b.Sektor Jasa
Kelebihan : dapat meraih keuntungan tinggi dengan frekuensi
aktivitas yang lebih sering
Kekurangan : pada pasar persaingan sempurna, tiap orang akan
berkompetisi untuk menurunkan harga serendah mungkin, hal ini karena
elastisitas permintaan yang tinggi, atau saat harga berubah sedikit maka permintaan
akan berubah drastis
1c.Sektor Industri
Kelebihan : Merupakan salah satu penopang perekonomian
bangsa karena skala nya yang sangat besar, mengurangi pengangguran, transfer
teknologi
Kekurangan :
investasi yang tinggi, dan sangat sensitif terhadap kondisi makro
seperti deflasi
2.Pembangunan yang hanya mengejar pertumbuhan dan tidak
mementingkan kelestarian linkungan akan mengakibatkan dampak pada kerusakan
linkungan seperti,pencemaran sungai banjir,dll
Oleh sebab itu para pengusaha dan investor harus
menganalisis mengenai dampak linkungan(AMDAL) sebelum melakukan pembangunan
usaha.
3. Faktor-faktor Pendorong Industrialisasi
a. Kemampuan teknologi dan inovasi
b. Laju pertumbuhan pendapatan nasional per kapita
c. Kondisi dan struktur awal ekonomi dalam negeri. Negara
yang awalnya memiliki industri dasar/primer/hulu seperti baja, semen, kimia,
dan industri tengah seperti mesin alat produksi akan mengalami proses
industrialisasi lebih cepat
d. Besar pangsa pasar DN yang ditentukan oleh tingkat
pendapatan dan jumlah penduduk. Indonesia dengan 200 juta orang menyebabkan
pertumbuhan kegiatan ekonomi
e. Ciri industrialisasi yaitu cara pelaksanaan
industrialisasi seperti tahap implementasi, jenis industri unggulan dan
insentif yang diberikan.
f. Keberadaan SDA. Negara dengan SDA yang besar cenderung
lebih lambat dalam industrialisasi
g. Kebijakan/strategi pemerintah seperti tax holiday dan
bebas bea masuk bagi industri orientasi ekspor.an sangat sensitif terhadap
kondisi makro seperti deflasi
4a.Kemitraan sebagaimana dimaksud UU No. 9 Tahun 1995,
adalah kerjasama antara usaha kecil dengan usaha menengah atau dengan usaha
besar disertai pembinaan dan pengembangan oleh usaha menengah atau usaha besar
dengan prinsif saling memerlukan, saling memperkuat dan saling menguntungkan.
4b.Keagenan (Agency) keagenan mendeskripsikan hubungan
antara pemegang saham (shareholders) sebagai prinsipal dan manajemen sebagai
agen. Manajemen merupakan pihak yang dikontrak oleh pemegang saham untuk
bekerja demi kepentingan pemegang saham
4c.Waralaba (bahasa Inggris: franchising; bahasa Perancis:
franchise yang aslinya berarti hak atau kebebasan) adalah hak-hak untuk menjual
suatu produk atau jasa maupun layanan.
4d.Subkontrak adalah pengaturan di mana kontrak bisnis satu
pihak sebagian atau seluruh bagiannya dikontrakkan lagi ke pihak lain. Bisnis
seringkali mensubkontrakkan jika mereka kurang memiliki keahlian atau sumber
daya untuk menyelesaikan sebuah proyek
Sumber:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar