- Sistem
berasal dari bahasa
Latin (systēma) dan bahasa
Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang
terdiri komponen atau elemen yang
dihubungkan bersama untuk memudahkan
aliran informasi, materi atau energi untuk
mencapai suatu tujuan . ( Wikipedia )
Dengan adanya system segala pekerjaan
menajdi lebih efektif dan lebih efisien guna mencapai suatu tujuan
bersama
Sistem
Ekonomi
Dumatry
(1996) : Pengertian
sistem ekonomi menurut Dumatry adalah suatu sistem yang mengatur dan
terjalin hubungan ekonomi antar sesama manusia dengan seperangkat
kelembagaan dalam suatu ketahanan.
(2)
Fungsi
Sistem Ekonomi - Sistem
ekonomi memiliki banyak kegunaan yang fungsi sangat vital bagi
perekonomian suatu negara di seluruh dunia ini. Fungsi sistem
ekonomi adalah sebagai berikut...
- Sebagai penyedia dorongan untuk berproduksi.
- Berfungsi dalam mengkoordinasi kegiatan individu dalam suatu perekonomian.
- Sebagai pengatur dalam pembagian hasil produksi di seluruh anggota masyarakat agar dapat terlaksana seperti yang diharapkan
- Menciptakan mekanisme tertentu agar distribusi barang dan jasa berjalan dengan baik.
Jenis Sistem Ekonomi
1.
Sistem Ekonomi Tradisional
Sistem
ekonomi tradisional merupakan
sistem ekonomi yang diterapkan oleh masyarakat zaman dahulu.
Dalam
sistem ekonomi ini, nilai-nilai sosial, kebudayaan, dan kebiasaan
masyarakat setempat sangat berpengaruh kuat. Dalam bidang produksi,
biasanya mereka hanya memproduksi untuk diri sendiri saja.
Oleh karena itu, sistem ekonomi tradisional ini sangat sederhana sehingga tidak lagi bisa menjawab permasalahan ekonomi yang semakin berkembang.
Ciri-ciri Sistem Ekonomi Tradisional
Terdapat beberapa ciri sistem ekonomi tradisional sebagai berikut:
Oleh karena itu, sistem ekonomi tradisional ini sangat sederhana sehingga tidak lagi bisa menjawab permasalahan ekonomi yang semakin berkembang.
Ciri-ciri Sistem Ekonomi Tradisional
Terdapat beberapa ciri sistem ekonomi tradisional sebagai berikut:
- aturan yang dipakai adalah aturan tradisi, adat istiadat, dan kebiasaan;
- kehidupan masyarakatnya sangat sederhana;
- kehidupan gotong-royong dan kekeluargaan sangat dominan;
- teknologi produksi yang digunakan masih sangat sederhana.
2.
Sistem Ekonomi Sosialis atau Komando
Sistem
ekonomi komando sering
juga disebut sebagai sistem ekonomi sosialis atau terpusat. Sistem
ekonomi komando merupakan sistem ekonomi yang menghendaki pengaturan
perekonomian dilakukan oleh pemerintah secara terpusat.
Oleh
karena itu, dalam sistem ekonomi ini peranan pemerintah dalam
berbagai kegiatan ekonomi sangat dominan.
Tokoh yang memopulerkan sistem ekonomi komando adalah Karl Marx. Ia adalah seorang ahli filsafat berkebangsaan Jerman. Bukunya yang terkenal berjudul Das Capital.
Dalam sistem ekonomi komando, semua kegiatan ekonomi diatur dan direncanakan oleh pemerintah. Pihak swasta tidak memiliki kewenangan dalam kegiatan perekonomian.
Semua permasalahan perekonomian yang meliputi what, how, dan for whom semuanya dipecahkan melalui perencanaan pemerintah pusat sehingga semua alat produksi dikuasai oleh pemerintah. Sistem ekonomi komando banyak dianut oleh negara-negara di Eropa Timur dan Cina.
Tokoh yang memopulerkan sistem ekonomi komando adalah Karl Marx. Ia adalah seorang ahli filsafat berkebangsaan Jerman. Bukunya yang terkenal berjudul Das Capital.
Dalam sistem ekonomi komando, semua kegiatan ekonomi diatur dan direncanakan oleh pemerintah. Pihak swasta tidak memiliki kewenangan dalam kegiatan perekonomian.
Semua permasalahan perekonomian yang meliputi what, how, dan for whom semuanya dipecahkan melalui perencanaan pemerintah pusat sehingga semua alat produksi dikuasai oleh pemerintah. Sistem ekonomi komando banyak dianut oleh negara-negara di Eropa Timur dan Cina.
Ciri-ciri
Sistem Ekonomi Sosialis (Komando)
Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan ciri-ciri sistem perekonomian komando adalah sebagai berikut:
Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan ciri-ciri sistem perekonomian komando adalah sebagai berikut:
- semua permasalahan ekonomi dipecahkan oleh pemerintah pusat;
- kegiatan ekonomi yang meliputi produksi, distribusi, dan konsumsi diatur oleh negara;
- semua alat produksi dikuasai oleh negara sehingga kepemilikan oleh individu atau pihak swasta tidak diakui.
3.
Sistem Ekonomi Pasar
Sistem
ekonomi pasar sering
juga disebut sistem ekonomi liberal. Sistem ekonomi pasar merupakan
sistem ekonomi yang menghendaki pengolahan dan pemanfaatan sumber
daya di dalam perekonomian yang dilakukan oleh individu dan terbebas
dari campur tangan pemerintah. Jadi, sistem ekonomi pasar sangat
bertolak belakang dengan sistem ekonomi komando.
Tokoh
yang memopulerkan sistem ekonomi pasar adalah Adam
Smith.
Bukunya yang terkenal berjudul The
Wealth of Nation.
Adam Smith menyatakan bahwa “perekonomian
akan berjalan dengan baik apabila pengaturannya diserahkan kepada
mekanisme pasar atau mekanisme harga”.
Teori ini kemudian dikenal dengan sebutan The Invisible Hands. Sistem
ekonomi pasar banyak dianut oleh negara Eropa Barat dan Amerika
Serikat.
Ciri-ciri Sistem Ekonomi Pasar
Terdapat beberapa ciri sistem perekonomian pasar, di antaranya sebagai berikut:
Ciri-ciri Sistem Ekonomi Pasar
Terdapat beberapa ciri sistem perekonomian pasar, di antaranya sebagai berikut:
- setiap individu memiliki kebebasan untuk memiliki faktor-faktor produksi;
- perekonomian diatur oleh mekanisme pasar;
- peranan modal dalam perekonomian sangat menentukan bagi setiap individu untuk menguasai sumber-sumber ekonomi sehingga dapat menciptakan efisiensi;
- peranan pemerintah dalam perekonomian sangat kecil;
- hak milik atas alat-alat produksi dan distribusi merupakan hak milik perseorangan yang dilindungi sepenuhnya oleh negara.
4.
Sistem Ekonomi Campuran
Sistem
ekonomi campuran merupakan sistem ekonomi yang lahir sebagai
alternatif dari sistem ekonomi komando dan sistem ekonomi pasar.
Sistem ekonomi campuran ini mengambil kelebihan dari sistem ekonomi
komando dan sistem ekonomi pasar.
Dalam
sistem ekonomi campuran, persoalan organisasi ekonomi sebagian
dipecahkan melalui mekanisme pasar dan sebagian lagi dipecahkan
melalui perencanaan pemerintah pusat.
Ciri-ciri Sistem Ekonomi Campuran
Terdapat beberapa ciri sistem ekonomi campuran, di antaranya sebagai berikut:
Ciri-ciri Sistem Ekonomi Campuran
Terdapat beberapa ciri sistem ekonomi campuran, di antaranya sebagai berikut:
- hak milik individu atas faktor-faktor produksi diakui, tetapi ada pembetasan dari pemerintah;
- kebebasan bagi individu untuk berusaha tetap ada sehingga setiap individu memiliki hak untuk mengembangkan kreativitasnya sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya;
- kepentingan umum lebih diutamakan;
- campur tangan pemerintah dalam perekonomian hanya menyangkut faktor-faktor yang menguasai hajat hidup orang banyak.
Dalam
kenyataan dewasa ini, dua kubu sistem ekonomi, yaitu kapitalis,
liberalis, dan sosialislah yang banyak berkembang. Bahkan yang
menganut sistem campuran pun pada kenyataannya lebih condong ke salah
satunya. Seiring dengan globalisasi dunia yang semakin gencar, sistem
kapitalis-liberalis cenderung lebih banyak dipraktikan.
Sistem
perekonomian adalah
sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber
daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di
negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi
dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu
mengatur faktor
produksinya.
Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor
produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di
pegang oleh pemerintah.
Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem
ekstrem tersebut.
Selain
faktor produksi, sistem ekonomi juga dapat dibedakan dari cara sistem
tersebut mengatur produksi dan alokasi. Sebuah perekonomian
terencana (planned
economies)
memberikan hak kepada pemerintah untuk mengatur faktor-faktor
produksi dan alokasi hasil produksi. Sementara pada perekonomian
pasar (market
economic),
pasar lah yang mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi barang dan
jasa melalui penawaran dan permintaan.
(3)
Setuju.
Sistem
ekonomi dengan Politik berbeda,
Namun, Hubungan antara ekonomi dan politik tidak dapat
dipisahkan.Sistem perekonomian menitik beratkan kepada kondisi
ekonomi suatu negara baik secara makro atau mikro sedangkan Politik
berkaitan dengan kegiatan kenegaraan seperti kebijakan dalam bidang
hukum, ekonomi, hubungan luar negeri, hubungan dalam negeri dsb.
Terlepas ekonomi terselip dalam setiap elemen kenegaraan, hubungan
antara ekonomi dan politik menjadi hal yang saling berkaitan satu
sama lain.
Nama
Kelompok:
1.Agung
kristianto (20216329)
2.bayu
syaputra (21216370)
3.fathur
Rahman (22216695)
4.muhamad
dzaki sudrajat (24216570)
5.sondang
prayudi (27216124)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar